Menghitung Luas dan Keliling Segitiga, Simak Caranya

Memahami luas segitiga tak bisa lepas dari mata pelajaran eksakta terutama matematika dan fisika. Segitiga sendiri seperti diketahui merupakan bangun datar yang memiliki tiga sisi.

Materi pelajaran segitiga biasanya didapat saat siswa duduk di bangku sekolah. Setelah itu, mereka yang biasa mengambil mata kuliah eksakta seperti fisika, matematika, atau teknik mempelajari materi segitiga yang lebih rumit.

Ada dua jenis segitiga yang sudah diketahui banyak orang. Pertama adalah segitiga sama sisi, sama kaki dan segitiga siku-siku.

Meskipun demikian, rumus yang digunakan untuk menghitung luas segitiga tersebut sama. Berikut penjabarannya. Mencari luas segitiga bisa dengan rumus Luas = ½ × a × t. a adalah alas segitiga, sementara t melambangkan tinggi segitiga.

Contoh Soal

Sebuah segitiga memiliki alas dengan panjang 5 cm dan tinggi 6 cm. Maka luas dari segitiga tersebut adalah ½ x 5 x 6 = 15.

Sementara untuk menghitung keliling segitiga adalah sisi + sisi + sisi. Maka dari itu, 5 + 5 + 6 menjadi 16.

10 Cara Membentuk Karakter Anak Usia Dini

Tahukah anda bahwa anak dibawah usia 10 tahun memang sudah bisa berpikir dan menilai hal-hal yang mereka lihat atau mereka dengar.

Namun sayangnya mereka belum memiliki pondasi yang kuat untuk tidak mengikuti hal baik dan buruk, serta menilai apa yang mereka lakukan bisa bebas diikuti asal mereka senang.

Hal seperti ini yang membuat orang tua dan guru yang membimbing mereka baik dirumah atau sekolah harus bekerja secara ekstra.

Dimana usia dini memang waktunya mereka mengerti apa yang mereka lihat dan dengar atau yang mereka rasakan, namun mereka masih belum bisa mencerna dengan baik. Untuk itu pembentukan karakter sangatlah penting, terutama di Indonesia.

Lalu bagaimana Cara Membentuk Karakter Anak Usia Dini yang efektif sehingga menjadi pribadi yang berkarakter ?

1. Bersikap Konsisten

Ketika anda menjadi orang tua dan anak cenderung melihat apa yang anda lakukan, pembangunan karakter bisa dimulai dari sikap konsisten yang anda tunjukan dan lakukan. Dimana anak akan melakukan apa yang anda perintahkan, seperti jangan memakan benda asing, jangan duduk sembarangan, atau jangan membuang mainan sembarangan.

Namun ada hal yang akan mengganjal mereka dimana anda tidak konsisten dalam mendidik atau memberikan nasihat dan patahan. Misalnya karena anda malas anda juga membuang sebuah bantal sembarangan dan mereka melihat, maka pendidikan karakter anda akan gagal.

Atau misalnya anda tidak memarahi mereka akan hal yang salah, namun besoknya anda kembali memarahinya. Hal seperti ini membuat anak bingung dan justru mengganggu konsep dan pola pikir diri mereka akan hal yang salah dan benar

2. Pendidikan Keagamaan

Dimanapun anda berada dan apapun agama yang dianut, pendidikan aan takut mengenai Tuhan, bagaimana anda beribadah dan memiliki keyakinan harus ditanaman dari kecil. Mengajak mereka pergi ke masjid, gereja dan lainnya.

Lalu menyekolahkan mereka dengan sekolah minggu agar atau mengajak mereka mengaji bersama anak-anak lain. Meskipun mereka belum mengerti hakikat utamanya. Setidaknya mereka sudah ditanamkan sifat takut akan Tuhan sejak awal.

Semakin dini anda menanaman hal ini pada seorang anak maka akan semakin kuat iman mereka, terutama ketika mereka sudah mengalami pubertas nantinya.

3. Input yang Diterima

Kebiasaan merupakan hal yang paling dianggap sepele padahal penting dan juga riskan, dimana anda harus tahu bahwa anak yang sudah dididik sejak kecil dengan kebiasaan yang baik, ketika besar mereka akan terbiasa dengan pendidikan tersebut.

Jika memang mereka menyimpang dan melakukan perilaku abnormal biasanya alam bawah sadar atau psikologis mereka merasa ada yang salah dan tidak sesuai.

Maka, pada akhirnya, mereka akan kembali ke kebiasaan mereka, inilah yang menjadi kunci para orang tua untuk menerapan kebiasaan sejak dini ke jalur yang baik.

Misalnya dengan makan menggunakan tangan kanan, berbicara sopan dan perlahan, serta duduk dengan teratur. Hal kecil seperti ini akan mempengaruhi tata krama mereka ketika besar.

4. Anak adalah Peniru yang Baik

Hal yang harus diperhatikan sebelum menerapkan Cara Membentuk Karakter Anak Usia Dini, adalah memahami anak adalah seorang ahli peniru.

Ketika anda mendidik karakter anak sejak dini, secara tidak langsung anda mengintrospeksi sikap dan perilaku anda kembali. Karena anak-anak sangat mudah belajar dan juga meniru. Apa yang mereka lihat maka akan ditiru tanpa tahu baik atau buruk.

Untuk orang tua penting memberikan media yang tepat pada anak-anak, apa yang mereka tonton, bagaimana lingkungan sekolah dan rumahnya. Bisa menjadi cara yang tepat untuk membentuk karakter yang memang benar sejak awal.

Apabila sang anak memiliki kakak, sang kakak juga perlu mencontohkan yang baik terhadap adiknya. karena adik cenderung lebih mengikuti apa yang telah dilakukan sang kakak.

Hal ini dikarenakan pemikiran mereka bahwa sang kakak telah diberi ajaran terlebih dahulu oleh orang tua sehingga apa yang dilakukan sang kakak dianggap benar.

5. Tidak Memanjakan

Siapa orang tua yang tidak memanjakan anak ? bagi mereka anak adalah harta yang berharga dan apapun yang mereka inginkan dan membuatnya bahagia bisa membuat anda bahagia. Salahnya teori ini berdampak pada sikap dan sifat anak-anak baik ketika masih kecil maupun sudah beranjak remaja hingga dewasa.

Mereka yang hanya tahu merengek dan terkabul keinginannya akan menjadi karakter yang lemah, cepat putus asa, dan memiliki ego yang besar.

Cobalah untuk memikirkan jangka panjang akan sikap dan sifat mereka, jangan selalu biasakan untuk memberikan mainan atau apa yang mereka inginkan.

Sedih memang sejak awal melihat mereka menangis, namun anda akan tahu bahwa itu baik untuk anak-anak dalam hal membentuk karakter.

6. Lakukan Hal Kecil

Tahukah anda bahwa hal kecil bagi anda belum tentu kecil bagi mereka. Layaknya terbiasa mengatakan hallo, terima kasih dan maaf merupakan cara sederhana untuk membentuk karakter sejak dini. Mereka akan terbisa untuk menggunakan komunikasi ke sesama manusia dengan cara yang benar.

Bukan seenaknya saja dan jika anda membiarkan maka mereka menganggap anda memperbolehkannya. Keras bukan berarti galak dan lembut bukan berarti lemah. Seperti yang diberitahukan di atas bahwa anak adalah peniru yang ulung.

Oleh karena itu, pembiasaan melakukan hal kecil sejak dini akan berdampak kepada anak dalam kurun waktu yang lama hingga ia beranjak remaja.

7. Berbagi itu Penting

Apakah anda merasa bahwa dengan alasan mereka masih anak-anak anda melalaikan tugas untuk membentuk karakter yang satu ini ? jawabannya adalah salah.

Dimana anak-anak yang dibiasakan untuk tidak berbagi dan meminta pengalahan dari teman yang lain membuat mereka menjadi pribadi yang pelit dan tidak menghargai orang lain. Dampaknya ? tentu saja kehidupan dewasa mereka yang akan berisi dengan karakter negatif.

Kemudian, efek samping dari tidak diterapkannya bagaimana berbagi kepada orang lain adalah anak tersebut akan tumbuh menjadi mudah meremehkan orang lain, menganggap orang lain tidak selevel dengannya, bahkan mungkin bisa menjadi anti sosial. Akibatnya, bisa jadi anak tersebut dikucilkan oleh lingkungannya.

8. Nyatakan Salah Jika Memang Salah

Apa anda tahu bahwa dengan membela anak yang salah anda telah sengaja membuat anak menjadi seseorang yang pengecut ? apa anda mau ketika besar nanti akan banyak orang yang mengatakan bahwa anak anda adalah seorang “losser”. Tentu saja tidak, anda pasti merasa sedih jika mendengar orang lain berkata buruk akan anak anda.

Namun ketika mereka salah dan anda membelanya mati-matian hal tersebutpun salah. Bagaimana anda ingin membentuk karakter dengan baik, jika anda membenarkan hal yang salah.

Untuk itu jika anda masih melakukannya stop sekarang juga. Hal ini apabila dibiarkan, akan memberikan efek negatif pada anak yang cenderung membenarkan sesuatu yang salah bahkan setelah ia mulai bersosialisasi di masyarakat.

9. Berkelanjutan

Anak anda sudah tidak lagi dini ? atau anda merasa bahwa ia sudah cukup mengerti apa yang anda ajarkan. Lantas anda berhenti begitu saja mendidik dan menanamkan karakter pada mereka ? jawabannya tentu saja salah. Dimana mendidik anak-anak haruslah berkelanjutan hingga mereka dewasa.

Mereka sudah mengerti akan salah dan benar saja, pengawasan anda sebagai orang tua tidak pernah boleh lepas. Hingga mereka menikah dan bertanggung jawab akan hidupnya sendiri. Apalagi jika anak anda masih tergolong anak usia dini.

Ketika anda memutuskan untuk menjadi orang tua, maka jalankan tanggung jawab tersebut dan jangan biarkan anak anda lepas dari pengawasan.

Mereka akan menjadi karakter yang terbentuk secara tidak sempurna, mereka bisa menjadi fobia sosial, ambivert dan hal lainnya yang dianggap bermasalah secara psikologis karena pendidikan karakter yang tanggung.

10. Tanamkan Pada Semua Anak

Problem ini biasa muncul pada orang tua yang memiliki anak lebih dari dua. Dimana anda harus mengawasi anak yang berbeda sifat dan karakter namun harus bisa mendidik mereka semua. Hal ini bisa anda kerjakan sama-sama dengan pasangan anda.

Tak jarang pendidikan karakter melibatkan anak yang lebih dewasa untuk mengajarkan adiknya. Hal ini terjadi agar semua anak terbentuk karakternya secara merata, meskipun tingkat tantangannya berbeda.

Misalnya anak sulung yang pendiam, anak kedua yang kritis dan anak ketiga yang tidak suka dikekang. Terlepas dari seperti apa mereka, ketika mereka melihat peraturan dan pembentukan karakter yang direalisasikan sama ke semua anak. Maka mereka akan paham dan terbiasa akan cara baru anda mendidik mereka.

Pendidikan Karakter di Negara Maju

Beberapa negara maju layaknya Jepang sudah menerapkan pendidikan karakter sejak lama. Bagi mereka mengajarkan anak-anak hitung atau membaca sangat mudah, karena otak mereka yang masih bisa berkembang dengan baik. Namun karakter merupakan pelajaran yang harus diaplikasikan sejak lama.

Karena dengan begitu anda mengerti bahwa anak harus dibentuk dan dididik hal yang baik dan mengenalkan hal yang buruk agar bisa mereka hindari, hal ini termasu dianggap sebagai kecerdasan emosional dalam psikologi anak tersebut.

Permasalahan, Dampak Negatif, dan Solusi dari Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh

Solusi dan Dampak Negatif Pembelajaran Daring

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau biasa disebut daring ini dilaksanakan sejak bulan Maret 2020 sampai saat ini bulan Desember 2020. Sudah 10  bulan, kita para pelajar telah melakukan pembelajaran jarak jauh dirumah masing-masing melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media yang mendukung.

Pembelajaran jarak jauh ini dilakukan karena dampak dari wabah virus covid-19 yang sampai saat ini masih belum mereda. Pembelajaran jarak jauh ini dilakukan oleh guru dan murid melalui media online seperti Whatsapp, Google Meet, Google Form dan jenis media online lainnya.

Berdasarkan pengamatan dari penulis, pembelajaran jarak jauh ini dinilai masih belum efektif dan efisien karena masih banyak sekolah-sekolah didaerah yang infrastrukturnya belum memadai. Pembelajaran jarak jauh ini harus benar-benar dengan perencanaan yang matang agar pelaksanaannya tidak mempunyai kendala.

Permasalahannya

Dengan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ini kita para guru dan pelajar harus dengan persiapan yang baik seperti sarana dan prasarana yang akan digunakan, jaringan internet yang memadai dan tak lupa juga kuota internet yang cukup harus benar-benar dipersiapkan. Karena pembelajaran jarak jauh ini kita harus mempersiapkan kuota internet yang cukup agar kita bisa mengikuti semua pembelajaran yang dilakukan secara online ini.

Banyak sekali permasalahan yang ada di pembelajaran jarak jauh ini yaitu, belum meratanya akses jaringan internet disetiap daerah, mahalnya kuota internet, belum sepenuhnya siap melaksanakan pembelajaran jarak jauh, orang tua yang kesulitan untuk mendampingi anak-anaknya dalam pembelajaran jarak jauh karena sibuk bekerja, para guru dan pelajar masih ada yang belum menguasai iptek, orang tua yang tidak mempunyai hp android, dan masih banyak permasalahan lainnya.

Dampak negatif dari pembelajaran jarak jauh ditingkat menengah pertama dan menengah atas diantaranya yaitu kurangnya motivasi pelajar untuk belajar dengan sungguh-sungguh, tidak memerhatikan penjelasan guru yang disampaikan melalui media online, tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, menyepelekan semua kegiatan pembelajaran, dan melupakan semua kewajibannya sebagai pelajar.

Sedangkan dampak negatif pembelajaran ditingkat sekolah dasar diantaranya yaitu orang tua masih ada yang belum menguasai iptek, sulitnya orang tua untuk mengajari dan menjelaskan kembali materi yang disampaikan oleh gurunya kepada si anak, anak yang mulai bosan dengan pembelajaran jarak jauh sehingga menjadi malas belajar, dan masih banyak dampak lainnya.

Solusinya

Solusi untuk mengatasi permasalahan pembelajaran jarak jauh, ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti mempertimbangkan cara pembelajaran lain selain melalui TV dan internet, menggunakan stasiun radio bagi wilayah yang tidak terjamah jaringan internet, menggunakan layanan pos untuk mendistribusikan materi belajar berbentuk fisik yang dikirim kerumah masing-masing siswa, penggunaan dana BOS untuk mensubsidi kuota internet guru dan murid, guru inisiatif mendatangi rumah murid untuk memberikan rangkaian pembelajaran selama satu minggu bagi murid yang tidak mempunyai handphone.

Dari pembelajaran jarak jauh ini perlu adanya koordinasi yang baik antara guru dan orang tua. Terlebih ada orang tua yang bekerja dari rumah sehingga fokusnya terpecah antara bekerja dan mengawasi anak belajar. Untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas guru perlu adanya pelatihan penggunaan iptek meski dengan kuota terbatas dalam rangka pembelajaran jarak jauh bagi guru yang masih belum menguasai iptek.

Disini, kepala sekolah juga ikut berperan, perannya yaitu mendorong para guru untuk belajar dan menguasai iptek dimasa pandemi karena sangat penting untuk pembelajaran jarak jauh dengan berbagai macam pelatihan melalui webinar, workshop, dan lainnya. Kegiatan pelatihan ini untuk melatih para pendidik agar tahu cara dan proses pembelajaran jarak jauh melalui media online yang baik.

Dengan pelatihan ini juga untuk meningkatkan kualitas para pendidik dalam menyampaikan materi. Kepala sekolah juga harus bekerja sama dengan provider untuk meningkatkan layanan internet di sekolah. Peran kepala sekolah sangat penting untuk menjalin kerjasama dengan provider dalam proses pelayanan pemberian subsidi kuota yang akan meringankan beban orang tua peserta didik.

Dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh ini, peranan orang tua juga sangat penting yaitu  meluangkan waktu untuk mendampingi anak-anaknya dalam proses pembelajaran jarak jauh, harus mengetahui apa saja tugas sang anak yang diberikan oleh gurunya dengan mengecek semua tugas sekolahnya, membimbing anaknya dalam proses pembelajaran dan mengerjakan tugas, menjelaskan ulang materi yang diberikan oleh gurunya jika sang anak masih belum mengerti apa yang disampaikan oleh gurunya.

Guru, orang tua, dan pelajar, sangat penting peranannya dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh. Namun menurut penulis, kegiatan pembelajaran jarak jauh ini masih menjadi beban bagi guru, orang tua,dan pelajar sendiri. Kegiatan pembelajaran jarak jauh ini masih belum efektif dan efisien karena banyaknya kendala dan dampak negatif. Apalagi banyak orang tua yang ekonominya menurun karena dampak negatif dari masa pandemi.

Dengan segala permasalahan dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh ini diperlukan adanya evaluasi komprehensif dari pihak sekolah, komite sekolah, para orang tua wali murid, serta menteri pendidikan. Evaluasi ini perlu dilakukan agar kualitas pendidikan saat ini tidak menurun.

Pendidikan sangatlah penting karena pendidikan adalah salah satu tombak dalam membangun generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan mandiri. Pendidikan juga sebagai investasi jangka panjang bagi sebuah bangsa. Dan pelajar masa kini akan menjadi penerus bangsa dimasa depan.

Reformasi Indonesia 1998: Latar Belakang, Tujuan, Kronologi, Dampak

Reformasi di Indonesia disebut juga sebagai era pasca-Soeharto yang dimulai pada tahun 1998, mengakhiri kekuasaan 32 tahun Soeharto. Soeharto melepas jabatannya pada 21 Mei 1998 yang kemudian digantikan oleh Wakil Presiden BJ Habibie.

Latar Belakang

Mundurnya Presiden Soeharto dilatarbelakangi krisis moneter sejak 1997. Kondisi ekonomi Indonesia pada saat itu tengah sangat melemah dan merosot sehingga menimbulkan ketidakpuasan masyarakat.

Ketidakpuasan ini kemudian semakin membesar dan memicu terjadinya demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh berbagai aksi mahasiswa di wilayah Indonesia. Kerusuhan-kerusuhan terjadi hampir di setiap daerah di Indonesia.

Akibatnya, pemerintahan Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto pun mendapat banyak tekanan politik baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dari luar negeri, Amerika Serikat secara terbuka meminta agar Soeharto mengundurkan dari jabatannya sebagai Presiden. Sedangkan dari dalam negeri, terjadinya gerakan mahasiswa yang turun ke jalan menuntut agar Soeharto lengser dari jabatannya.

Kepemimpinan Soeharto semakin menjadi sorotan sejak terjadinya Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998, di mana empat mahasiswa tertembak mati dan memicu Kerusuhan Mei 1998 sehari kemudian. Tekanan dari para massa terhadap Soeharto pun memuncak ketika sekitar 15.000 mahasiswa mengambil alih Gedung DPR/MPR yang berakibat proses politik nasional lumpuh.

Soeharto yang saat itu sudah terdesak masih berusaha untuk menyelamatkan kursi kepresidenannya dengan melakukan perombakan kabinet dan membentuk Dewan Reformasi.

Tetapi, pemberontakan yang dilakukan oleh para mahasiswa ini membuat Presiden Soeharto tidak memiliki pilihan lain selain mengundurkan diri. Pada 21 Mei 1998 di Istana Merdeka, Presiden Soeharto secara resmi menyatakan dirinya berhenti menjabat sebagai Presiden Indonesia.

Melalui UUD 1985 Pasal 8, Soeharto segera mengatur agar Wakil Presiden BJ Habibie disumpah untuk menjadi penggantinya di hadapan Mahkamah Agung. Sejak saat itu, kepemimpinan beralih dari Soeharto ke BJ Habibie dan terbentuk Era Reformasi.

Tujuan

Gerakan atau Era Reformasi menjadi peristiwa bersejarah di Indonesia, karena mampu menuntaskan rezim Orde Baru yang dipimpin Soeharto setelah berkuasa selama 32 tahun, sejak 1966. Maksud dan tujuan diadakannya reformasi adalah: Menuntut turunnnya harga-harga kebutuhan pokok yang melonjak tinggi sejak Juli 1997.

Menuntut MPR untuk tidak kembali mencalonkan Soeharto sebagai presiden untuk periode ketujuh. Menjelang lengsernya Soeharto, para pejabat melakukan perjanjian simbolik dan beberapa langkah kebijakan ekonomi guna untuk mencoba mengatasi keadaan dan mempertahankan kekuasaan (buying time).

Dampak

Kebebasan Menyampaikan Pendapat

Setelah reformasi, orang-orang bebas untuk mengemukakan pendapatnya. Presiden BJ Habibie memberikan ruang bagi siapapun yang ingin menyampaikan pendapat, baik dalam bentuk rapat umum maupun unjuk rasa atau demonstrasi.

Namun, bagi mahasiswa yang akan melakukan aksi unjuk rasa, terlebih dulu diharuskan untuk mendapatkan izin dari pihak kepolisian dan menentukan lokasi di mana demonstrasi dilakukan. Hal ini dilakukan karena mengacu dengan UU No. 28 Tahun 1997 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

Masalah Dwifungsi ABRI

Setelah reformasi dilaksanakan, peran ABRI di perwakilan rakyat DPR mulai dikurangi secara bertahap, yaitu dari yang tadinya berjumlah 75 orang menjadi 38 orang.

Dahulu, ABRI terdiri dari empat angkatan, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Kepolisian RI. Namun, sejak tanggal 5 Mei 1999, Polri telah memisahkan diri dari ABRI dan berganti nama menjadi Kepolisian Negara, istilah ABRI juga berubah menjadi TNI.

Reformasi Bidang Hukum Pada masa pemerintahan BJ Habibie dilakukan reformasi di bidang hukum, di mana reformasi hukum ini disesuaikan dengan aspirasi yang berkembang di masyarakat.

Tindakan BJ Habibie terkait reformasi hukum ini pun disambut dengan baik oleh masyarakat luas, karena reformasi hukum ini mengarah kepada tatanan yang diharapkan masyarakat. Selama masa Orde Baru, karakter hukum yang berlaku di Indonesia cenderung bersifat konservatif, ortodoks, dan elitis.

Hukum ortodoks sendiri merupakan hukum yang bersifat tertutup, sehingga masyarakat tidak memiliki peran sama sekali di dalamnya. Hukum pada masa Orde Baru ini pun kemudian dianggap sebagai bentuk hukum yang mengebiri Hak Asasi Manusia (HAM).

Oleh karena itu, hukum di era Orde Baru tidak lagi diterapkan pada masa reformasi, karena di era ini, BJ Habibie ingin menciptakan hukum yang dapat menjamin keamanan perlindungan HAM.

Demonstrasi

Tragedi Trisakti

Tragedi Trisakti menjadi salah peristiwa paling membekas sepanjang Era Orde Baru. Peristiwa ini terjadi pada 12 Mei 1998 silam, di mana empat mahasiswa yang sedang demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya tertembak dan tewas. Mereka adalah Elang Mulia Lesmana (1978-1998), Heri Hertanto (1977-1998), Hafidin Royan (1976-1998), dan Hendriawan Sie (1975-1998).

Insiden Berdarah di Medan 1998 Sewaktu Kerusuhan Mei 1998 sedang marak terjadi, salah satu kota yang juga banyak terjadi pertumpahan darah adalah Kota Medan.

Insiden berdarah di Medan ini terjadi pada 6 Mei 1998. Kota ini mengalami kerusuhan yang hampir melumpuhkan kota tersebut. Waktu itu, ratusan toko dirusak, sejumlah kendaraan dibakar, serta lima orang tewas dan puluhan orang mengalami luka-luka akibat aksi unjuk rasa yang mereka lakukan.

Tragedi Gejayan atau Tragedi Yogyakarta

Tragedi Gejayan menjadi sebuah peristiwa bentrokan berdarah yang terjadi pada Jumat, 8 Mei 1998 di daerah Gejayan, Yogyakarta.

Kerusuhan yang terjadi pada saat itu lantaran para demonstran mengunjuk rasa dan menuntut agar Soeharto lengser dari jabatannya. Dari peristiwa ini, terjadi banyak kekerasan antara aparat dengan mahasiswa Yogyakarta yang menyebabkan ratusan korban terluka, bahkan satu orang meninggal dunia, Moses Gatutkaca.

Tragedi Penjarahan dan SARA jelang Reformasi 1998 Setelah terjadinya tragedi pertumpahan darah di sejumlah daerah di Indonesia, suasana di Kota Jakarta kembali mencekam pada 13 sampai 15 Mei 1998. Kala itu, Indonesia tengah mengalami krisis moneter, di mana hutang menumpuk dan dollar semakin meningkat.

Belum selesai dengan krisis moneter, peristiwa nahas lain juga terjadi, di mana kios-kios dibakar, wanita etnis Tionghoa mengalami pelecehan seksual. Ratusan orang juga dikabarkan hilang serta tewas dalam kerusuhan ini.

Kronologi Reformasi

5 Mei 1998

20 mahasiswa Universitas Indonesia mendatangi Gedung DPR/MPR untuk melakukan penolakan terhadap pidato pertanggungjawaban yang disampaikan pada Sidang Umum MPR.

11 Maret 1998

Soeharto dan BJ Habibie disumpah menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

14 Maret 1998

Soeharto menyampaikan kabinet baru bernama Kabinet Pembangunan VII. 15 April 1998 Soeharto meminta mahasiswa menghentikan aksi demonstrasi dan kembali ke kampus.

1 Mei 1998

Soeharto melalui Menteri Dalam Negeri dan Menteri Penerangan Alwi Dachlan mengatakan reformasi baru bisa dimulai tahun 2003. 2 Mei 1998 Soeharto meralat pernyataannya, bahwa reformasi bisa dimulai sekrang (1998).

4 Mei 1998

Mahasiswa di Medan, Bandung, dan Yogyakarta melakukan demonstrasi besar-besaran karena menyambut kenaikan harga bahan bakar minyak (2 Mei 1998).

5 Mei 1998

Terjadi demonstrasi mahasiswa besar-besaran di Medan yang berujung kerusuhan.

12 Mei 1998

Aparat keamanan menembak empat mahasiswa Trisakti yang berdemonstrasi secara damai.

13 Mei 1998

Mahasiswa di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi datang ke Kampus Trisakti untuk mengungkapkan duka cita yang berujung kerusuhan.

14 Mei 1998

Soeharto bersedia mengundurkan diri.

15 Mei 1998

Soeharto membantah bahwa ia ingin mengundurkan diri dari jabatannya.

16 Mei 1998

Warga asing berbondong-bondong kembali ke negeri mereka.

21 Mei 1998

Di Istana Merdeka, pukul 09.05, Soeharto menyatakan mundur dari kursi Presiden dan BJ Habibie disumpah menjadi Presiden RI ketiga.

James Naismith, Guru Olahraga ini Ciptakan Permainan Bola Basket pada 1891

James Naismith

Jika mendengar permainan bola basket, hal yang terlintas di kepala antara pemain bintang seperti LeBron James, postur badan pemain yang proporsional, atau sepatu ikonik milik pemain basket legendaris, Michael Jordan.

Namun penting untuk diketahui, bahwa permainan basket memiliki sejarah kreativitas yang cukup panjang yang lahir dari tangan dingin guru olahraga, James Naismith.

James Naismith merupakan anak kedua dari pasangan imigran Skotlandia yang lahir pada pada 6 November 1861, di Almonte, Ontario, Kanada.

Saat muda Naismith acap kali mempelajari teologi dan unggul dalam bidang olahraga. Hal ini berbuntut pada pengangkatannya sebagai instruktur oleh Luther Halsey Gulick, Jr., kepala Departemen Pendidikan Jasmani di Springfield pada musim gugur 1891.

Terkait penciptaan olahraga basket, berdasarkan history.com, Naismith ditugaskan bosnya untuk membuat permainan olahraga dalam ruangan yang dapat membantu para atlet tetap bugar saat mereka menghadapi musim dingin, terutama di New England. Bos Naismith juga menetapkan bahwa game baru ini harus “adil untuk semua pemain dan tidak terlalu kasar.”

Dengan penciptaan tersebut, permainan bola basket resmi diciptakan pada 1891. Tidak hanya itu, Naismith juga menciptakan 13 aturan dasar dan mulai menggunakan keranjang buah persik setinggi 10 kaki sebagai tujuan untuk setiap tim 9 pemain—hal ini dikarenakan siswa yang mengikuti pelajaran tersebut berjumlah 18 orang dan Naismith membaginya menjadi 2 tim.

Imbas dari kreativitasnya menciptakan olahraga indoor—walaupun saat ini banyak yang memainkannya secara outdoor—pada tahun 1983, permainan ini sangat populer di YMCA (Young Men’s Christian Association). Dengan kepopulerannya inilah akhirnya YMCA mempromosikan olahraga ini hingga tingkat internasional pada 1904.

Olahraga basket juga menjadi permainan demonstrasi yang dimainkan di Olimpiade Musim Panas di St. Louis, Missouri. Pada tahun 1936, olahraga ini menjadi acara resmi di Olimpiade Musim Panas di Berlin. Naismith hidup cukup lama untuk melihat tidak hanya penghargaan ini tetapi juga awal dari National Invitation Tournament (1938) dan Turnamen NCAA (1939).

Pada 1939, pencipta permainan bola basket James Naismith mengalami pendarahan otak yang parah. Dia meninggal pada tanggal 28 November 1939, di rumahnya di Lawrence, Kansas, pada usia 78 tahun. Karya ilmiahnya yaitu, Basketball — its Origins and Development yang terbit 2 tahun setelah kematiannya.

4 Unsur Utama dalam Seni Tari Apa Saja? Yuk Simak Penjelasannya

Unsur utama dalam tari adalah komponen dasar dan vital yang harus ada dalam tarian. Apabila komponen tersebut tidak ada dalam tarian maka tidak akan menciptakan keharmonisan.

Jika tidak ada keharmonisan maka makna dari tarian itu sendiri tidak akan tersampaikan kepada penonton secara sempurna. Apa saja unsur utama dalam tari?

Berikut adalah penjelasannya yang dikutip dari buku Koreografi Seni Tari Berkarakter Islami untuk Anak Sekolah Dasar karya Arina Restian :

Unsur Utama Dalam Tari

1. Wiraga (Raga)

Unsur utama dalam tari yang pertama adalah wiraga atau raga. Wiraga adalah gerakan tubuh yang dinamis, ritmis, dan memiliki unsur keindahan atau estetis. Unsur estetis dalam tarian harus ditonjolkan dalam sebuah tarian.

Gerakan dalam tarian dibagi menjadi dua yaitu gerak murni dan gerak maknawi. Gerak murni adalah gerak tanpa tujuan. Sedangkan gerak maknawi adalah gerakan yang memiliki makna atau maksud secara mendalam.

Umumnya ketika penonton melihat gerakan-gerakan penari dalam sebuah pertunjukan, mereka dapat menebak karakteristik dan watak penari. Contohnya yaitu ketika wanita memutarkan pergelangan tangan yang berarti keluwesan dan kelembutan.

Serta gerakan berkacak pinggang yang memiliki arti kekuasaan atau kewibawaan karakter pria.

2. Wirama (Irama)

Gerakan indah berlenggak-lenggok penari tidak akan lengkap tanpa adanya iringan irama musik. Irama akan mengiringi penari sehingga menciptakan gerakan yang lebih bermakna dan terciptanya harmonisasi serta keindahan.

Ketukan dan tempo birama juga dapat digunakan sebagai tanda bagi penari kapan ia harus mengganti gerakan atau berhenti.

Wirama dapat berupa rekaman musik yang menggunakan instrument seperti kecapi, seruling, tepuk tangan, hentakan kaki, maupun nyanyian.

3. Wirasa (Rasa)

Unsur utama dalam tari yang yang ketiga yaitu wirasa. Wirasa adalah kemampuan seorang penari dalam menghayati dan menyampaikan perasaan kepada penonton lewat ekspresi wajah dan gerakan.

Pendalaman karakter penari penting agar karakter yang terbangun dapat diekspresikan dengan mimik wajah yang selaras. Unsur wirasa tidak dapat dipisahkan dari wiraga dan wirama. Wirasa bertujuan untuk memperkuat karakter, keindahan, dan pertunjukan tari itu sendiri.

Tanpa adanya wirasa dalam seni tari, pesan dan makna tarian tidak tersalurkan kepada penonton.

4. Wirupa (Ekspresi)

Wirupa adalah kemampuan yang dimiliki seorang penari dalam mengekpresikan tarian melalui mimik wajah dan pendalaman karakter. Wirupa sama pentingnya seperti wiraga, wirama, dan wirasa, agar penonton dapat memahami apa yang ingin disampaikan oleh penari.

Gerakan Tari

Gerak tari adalah perubahan posisi atau sikap anggota badan saat menari. Gerak tari ini merupakan unsur utama dalam tari. Gerak tari memiliki unsur berikut yaitu:

1. Gerak Tari Klasik

Yaitu gerak tari yang menggunakan gerak murni dan gerak ekspresif yang telah diperhalus. Tema gerakannya yaitu menirukan kegiatan manusia dan meniru hewan.

Gerakan ini sudah terpilih dan memiliki nilai simbolik dengan patokan atau pola-pola gerak yang sudah ditentukan. Contohnya yaitu gerak tari Golek, tari Bedhaya, dan tari Topeng.

2. Gerak Tari Kerakyatan

Adalah gerak tari yang gerakannya menirukan kegiatan dan emosi manusia sampai menirukan perangai hewan. Contoh gerak tari ini yaitu Tari Ketuk Tilu dan Reog Ponorogo/

3. Gerak Tari Kreasi Baru

Adalah gerak tari yang dibentuk dari paduan beberapa ragam gerak tari klasik atau kerakyatan sehingga menjadi bentuk gerak baru. Contoh gerak tari ini adalah tari Saman, tari Seringi, dan tari Kecak.

Nah itu dia penjelasan mengenai unsur dan juga gerakan tari. Jadi jangan salah memahami nya lagi ya kawan, semoga bermanfaat.

Pendaftaran UTBK-SBMPTN 2022 Resmi Dibuka

Tahapan pendaftaran UTBK-SBMPTN 2022 resmi dibuka pada hari ini, Rabu 23 Maret 2022 pukul 15.00 WIB hingga 15 April 2022.

Bagi Siswa Lulusan 2020, 2021 dan 2022 yang tidak mengikuti SNMPTN 2022 dapat langsung mengakses pendaftaran UTBK-SBMPTN melalui portal.ltmpt.ac.id dan login menggunakan akun LTMPT.

Tentukan pilihan prodi dan persiapan portofolio bagi pendaftar yang akan memilih prodi Bidang Seni dan Olahraga. Selain itu, bagi pendaftar Non-KIP Kuliah Pendaftaran UTBK-SBMPTN terdapat biaya yang harus diadakan sesuai dengan ujian.

Jadwal UTBK SBMPTN 2022

  1. Registrasi Akun LTMPT : 14 Februari – 17 Maret 2022
  2. Sosialisasi UTBK-SBMPTN : 01 Desember 2021 – 15 April 2022
  3. Pendaftaran UTBK-SBMPTN : 23 Maret – 15 April 2022
  4. Pelaksanaan UTBK Gelombang I : 17 – 23 Mei 2022
  5. Pelaksanaan UTBK Gelombang II : 28 Mei – 03 Juni 2022
  6. Pengumuman Hasil SBMPTN : 23 Juni 2021
  7. Masa Unduh Sertifikat UTBK : 25 Juni – 31 Juli 2022
  8. Tahapan Pendaftaran UTBK SBMPTN 2022

1. Registrasi Akun LTMPT

Wajib bagi semua calon pendaftar UTBK-SBMPTN menggunakan NISN, NPSN, dan Tanggal Lahir

2. Login

Menggunakan akun LTMPT di portal.ltmpt.ac.id

3. Memilih Menu Verifikasi dan Validasi Data

Isi biodata, unggah pas foto berwarna terbaru, dan verifikasi biodata.

4. Memilih Menu Pendaftaran UTBK-SBMPTN

Melengkapi

– Biodata

– Memilih Program Studi

– Mengunggah Portofolio

– Memilih Pusat UTBK PTN,

– Mendapatkan Slip Pembayaran

5. Membayar di Bank

Pembayaran biaya dilakukan di bank Mitra (Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI) menggunakan slip pembayaran yang harus dilakukan paling lambat 1×24 jam.

6. Mencetak Kartu Peserta UTBK-SBMPTN

– Login menggunakan akun yang sudah dimiliki

– Pilih menu pendaftaran UTBK-SBMPTN untuk mencetak Kartu Peserta UTBK

7. Mengikuti UTBK

– Peserta mengikuti UTBK sesuai dengan informasi di Kartu Peserta.

Persyaratan UTBK-SBMPTN 2022

1. Memiliki Akun LTMPT yang sudah permanen.

2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

3. Siswa SMA/MA/SMK/sederajat calon lulusan tahun 2022 harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022).

Catatan:

Surat Keterangan Siswa Kelas 12 disertai dengan:

– Foto terbaru (berwarna)

– Stempel/cap sekolah

– Tanda tangan Kepala Sekolah

4. Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2020 dan 2021 atau lulusan Paket C tahun 2020 dan 2021 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022).

Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.

5. Tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2020, 2021, dan 2022.

6. Persyaratan Tes Peserta:

– Peserta yang akan memilih prodi Saintek maka mengikuti TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Saintek;

– Peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Soshum; dan

– Peserta yang akan memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum), maka mengikuti TPS, Bahasa Inggris, TKA Saintek dan TKA Soshum.

7. Khusus Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi hanya dapat dipilih oleh siswa lulusan SMA/MA jurusan IPA saja.

8. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.

9. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.

10. Bagi peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra

Wagub DKI Dukung Jakarta Marketing Week buat Hasilkan Inovasi Bisnis

Wagub DKI Dukung Jakarta Marketing Week buat Hasilkan Inovasi Bisnis

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta (Wagub DKI Jakarta), Ahmad Riza Patria memberikan sambutan dalam Sesi Lecturer Of The Year 2022 dan Closing Ceremony Jakarta Marketing Week (JAKMW) 2022, di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu malam, 22 Mei 2022. Kegiatan JAKMW ke-10 yang diinisiasi Markplus ini digelar sejak 18 Mei 2022. Sebagai bagian dari puncak acara, telah digelar berbagai kegiatan yang juga diperuntukkan bagi para BUMN/BUMD dan stakeholder dalam mengupayakan peningkatan pariwisata di era new, next dan, post normal pandemi Covid-19.

Wagub Ariza berharap, ajang ini mampu menghasilkan inovasi baru di berbagai sektor bisnis di Kota Jakarta. Ia pun mengapresiasi pihak penyelenggara kegiatan ini atas inisiasinya untuk membangkitkan semangat BUMN/BUMD dan stakeholder dalam memaksimalkan kinerjanya melalui Entrepreneurial Marketing Awards 2022, serta perannya sebagai wadah yang dapat memberikan kesempatan bagi para BUMN/BUMD untuk mengenalkan produk-produk yang dihasilkan.

Wagub DKI Dukung Jakarta Marketing Week buat Hasilkan Inovasi Bisnis

“Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini mendukung sepenuhnya kegiatan ini sebagai sarana berbagai pihak untuk mampu berkolaborasi dan menghasilkan inovasi baru di berbagai sektor bisnis di DKI Jakarta. Atas nama Pemprov DKI Jakarta, saya ingin mengundang seluruh stakeholder untuk berkolaborasi dengan kami Pemprov DKI Jakarta. Mari bangkit menjadi lebih kuat bersama Jakarta,” ungkap Wagub Ariza dalam sambutannya https://www.noisaremotutto.org/.

Hadirnya JAKMW sebagai pameran eksibisi, khususnya di dunia marketing, tentunya menjadi daya tarik. Hal ini semakin terlihat setelah beberapa tahun terakhir, yang sangat penting untuk melakukan berbagai penyesuaian terhadap penerapan strategi marketing akibat adanya pandemi. Ariza pun meyakini, dengan semangat kolaborasi yang dimiliki, semua pihak baik pemerintah, dunia usaha, stakeholder dan masyarakat akan saling bersinergi untuk bahu-membahu dalam mengembangkan geliat dunia usaha.

“Melalui kegiatan ini, saya yakin, seluruh stakeholder telah memperoleh wawasan yang dapat berguna untuk meningkatkan kinerja bisnis kita. Semoga pada tahun-tahun mendatang, kita semua dapat dipertemukan kembali dengan Jakarta Marketing Week, yang semakin maju, inovatif dalam penyelenggaraan kegiatan untuk para marketing enthusiast. Semoga kegiatan ini terus terselenggara lebih baik lagi di tahun-tahun selanjutnya dan dapat meningkatkan investasi dan bisnis di Jakarta,” jelasnya.

Dalam ajang BUMN/BUMD Entrepreneurial Marketing Award – JAKMW 2022, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BUMD PT. Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board atau JXB) berhasil meraih penghargaan terbanyak dengan nilai rata-rata tertinggi. Penghargaan tersebut diberikan langsung kepada JXB pada tanggal 20 Mei 2022.

BUMD DKI Jakarta dapat penghargaan

Adapun penghargaan yang berhasil diraih JXB, yaitu Best of the Best BUMD; Gold Winner The Most Promising Company in Strategic Marketing; Gold Winner The Most Promising Company in Marketing 3.0; dan Silver Winner The Most Promising Company in Tactical Marketing. Selain itu, Direktur Utama JXB, Novita Dewi juga dinobatkan sebagai Chief Marketing Officer (CMO) of The Year kategori BUMD.

BUMN/BUMD Entrepreneurial Marketing Award merupakan ajang tahunan yang melibatkan ribuan BUMN, BUMD dan anak perusahaan dengan tujuan mengoptimalkan peran BUMN/BUMD melalui kreativitas, inovasi, entrepreneurship dan leadership untuk mendorong pemulihan dan mencapai pertumbuhan yang inklusif dengan mengedepankan kolaborasi.

Tema yang diusung dalam JAKMW tahun ini adalah ‘Collaboration to Recover Together, Recover Stronger’, yakni bagaimana perusahaan dapat saling bekerja sama membangun sebuah ekosistem yang saling mendukung untuk menciptakan kondisi bisnis yang lebih stabil. Melalui JAKMW ini, para pemangku kepentingan juga telah memperoleh wawasan yang dapat berguna untuk mengupayakan sektor pariwisata di Indonesia dapat bangkit sepenuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Founder and Chairman Of Markplus Inc, Hermawan Kartajaya; Duta Besar Indonesia Untuk Korea, Umar Hadi; Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia, Willianto Tanta; Bendahara PBNU, Sumantri; Rektor IPB, Arief Satrio; Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata; Rektor Universitas Internasional Indonesia, Komaruddin Hidayat; dan Deputy Chairman Of Marplus Inc, Taufik.

Penyebab Keberagaman Masyarakat Indonesia

Penyebab Keberagaman Masyarakat Indonesia

Indonesia menjadi salah satu negara terbesar yang multikultural atau memiliki banyak budaya di dalamnya.

Masyarakat Indonesia pun terdiri dari berbagai macam suku dan struktur budaya yang berbeda-beda.

Hal ini membuat bangsa Indonesia menjadi negara yang sangat beragam masyarakatnya.

Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang.

Perbedaan itu meliputi suku bangsa, ras, agama, keyakinan, ideologi politik, sosial budaya dan ekonomi dan lainnya.

Contohnya, di Indonesia terdiri dari berbagai suku, seperti Jawa, Sunda, Batak, Minang, Badui, Sasak, Dayak, Asmat, dan masih banyak lagi.

Sementara agama yang diakui di Indonesia ada enam, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Banyaknya keberagaman tersebut membuat Indonesia semakin indah dan berwarna.

Lantas, apa saja https://www.noisaremotutto.org/ faktor penyebab keberagaman masyarakat Indonesia?

Penyebab Keberagaman Masyarakat Indonesia

Faktor keberagaman Indonesia

Keberagaman Indonesia dapat dilihat dari banyaknya jumlah suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia.

Setiap suku memiliki ciri dan karakteristiknya sendiri dalam aspek sosial dan budaya.

Selain itu, keberagaman pada masyarakat bisa menjadi kekayaan bangsan dan sebuah potensi dari bangsa Indonesia.

Berikut ini faktor yang menyebabkan keanekaragaman bangsa Indonesia.

Letak Indonesia yang strategis

Salah satu faktor penyebab keberagaman masyarakat adalah letak strategis wilayah Indonesia, yaitu di antara benua Asia dan Australia, serta berada di tengah jalur perdagangan internasional.

Jalur perdagangan internasional tersebut tidak hanya membawa komoditas dagang ke Indonesia, tetapi juga kebudayaan asing.

Kedatangan budaya asing tersebut berpengaruh kepada budaya asli Indonesia, yang kemudian terjadi akulturasi kebudayaan.

Selain itu menetapnya para pendatang yang membawa budaya asing mengakibatkan adanya perbedaan ras, agama, dan juga kepercayaan.

Kondisi geografis

Kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau menimbulkan banyaknya suku, budaya, ras dan golongan.

Keadaan itu menghambat hubungan antarmasyarakat dari pulau yang berbeda, sehingga masyarakat di suatu pulau akan mengembangkan budaya mereka masing-masing yang sesuai dengan tingkat kemajuan dan lingkungannya.

Salah satunya adalah terkait mata pencaharian yang berbeda-beda di setiap lingkungannya.

Dari mata pencaharian itu kemudian menimbulkan perkembangan sosial budaya yang diciptakannya.

Iklim dan kondisi alam

Kondisi alam yang berbeda seperti daerah pantai, pegunungan, daerah subur, padang rumput, dan dataran rendah mengakibatkan perbedaan masyarakat.

Begitu pula dengan kondisi kekayaan alam, tanaman yang dapat tumbuh, dan hewan yang hidup di sekitarnya.

Kondisi alam tersebut tentu akan membuat mata pencaharian, makanan pokok, pakaian, kesenian, bahkan kepercayaan masyarakat berbeda.

Keadaan transportasi dan komunikasi

Kemajuan sarana transportasi dan komunikasi juga berpengaruh terhadap keberagaman masyarakat Indonesia.

Kemudahan sarana akan membawa masyarakat mudah berhubungan dengan masyarakat lain yang berbeda budaya, meskipun jarak dan kondisi alam yang sulit.

Sebaliknya, sarana yang terbatas juga menjadi penyebab keberagaman masyarakat Indonesia.

Penerimaan masyarakat terhadap perubahan

Sikap masyarakat terhadap sesuatu membawa pengaruh terhadap perbedaan masyarakat Indonesia.

Misalnya, masyarakat perkotaan umumnya mudah untuk menerima orang ataupun budaya asing.

Namun, aja juga masyarakat yang tetap bertahan pada budaya sendiri dan tidak mau menerima budaya luar.

Pengertian dan Tujuan Permainan Sepak Bola

Pengertian dan Tujuan Permainan Sepak Bola

Sepak bola merupakan salah satu olahraga paling populer di dunia. Lantas, apakah pengertian dari sepak bola?

Melansir situs web Ballerstatus.com, sepak bola menjadi acara olahraga yang paling banyak ditonton di televisi berdasarkan data yang dihimpun pada Juni 2021.

Sepak bola disebut sebagai “raja” olahraga dengan jumlah penonton di dunia mencapai 3,5 miliar.

Sepak bola mengungguli cabang olahraga populer lainnya seperti kriket, bola basket, tenis, dan juga bola voli.

Popularitas sepak bola juga sampai di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari ramainya penonton saat ada pertandingan sepak bola.

Sebagai cabang olahraga, banyak orang memainkan sepak bola, baik sekadar hobi atau menjadi pemain profesional.

Pengertian dan Tujuan Permainan Sepak Bola

Pengertian sepak bola

Sepak bola merupakan jenis permainan bola besar. Permainan ini dimainkan oleh dua regu atau tim secara berlawanan. Jumlah pemain sepak bola adalah 11 yang berada di lapangan.

Pengertian sepak bola menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah permainan beregu di lapangan, menggunakan bola sepak dari dua kelompok yang berlawanan, yang masing-masing terdiri atas sebelas pemain, berlangsung selama 2×45 menit, kemenangan ditentukan oleh selisih gol yang masuk ke gawang lawan.

Sementara itu, pengertian sepak bola menurut Encyclopedia Britannica adalah permainan yang melibatkan dua tim yang terdiri dari 11 pemain yang mencoba mengarahkan bola ke gawang tim lawan.

Dikutip https://www.noisaremotutto.org/ dari Modul 1 Tim Kesebelasan Sepak Bola (2017) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan jalan menyepak bola untuk diperebutkan di antara pemain-pemain.

Induk sepak bola dunia adalah Federation Internationale de Football Association (FIFA). Adapun, induk sepak bola Indonesia adalah Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Tujuan permainan sepak bola

Tujuan dari permainan sepak bola adalah mencetak gol ke gawang lawan dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan gol.

Dalam permainan sepak bola, gol adalah ketika bola masuk secara penuh ke dalam gawang. Sepak bola adalah olahraga berdasarkan waktu.

Sepak bola dimainkan selama 90 menit yang dibagi menjadi dua babak. Durasi masing-masing babak adalah 45 menit.

Pemenang dalam permainan sepak bola adalah tim yang berhasil mencetak gol lebih banyak.