Penyebab Keberagaman Masyarakat Indonesia

Penyebab Keberagaman Masyarakat Indonesia

Indonesia menjadi salah satu negara terbesar yang multikultural atau memiliki banyak budaya di dalamnya.

Masyarakat Indonesia pun terdiri dari berbagai macam suku dan struktur budaya yang berbeda-beda.

Hal ini membuat bangsa Indonesia menjadi negara yang sangat beragam masyarakatnya.

Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang.

Perbedaan itu meliputi suku bangsa, ras, agama, keyakinan, ideologi politik, sosial budaya dan ekonomi dan lainnya.

Contohnya, di Indonesia terdiri dari berbagai suku, seperti Jawa, Sunda, Batak, Minang, Badui, Sasak, Dayak, Asmat, dan masih banyak lagi.

Sementara agama yang diakui di Indonesia ada enam, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Banyaknya keberagaman tersebut membuat Indonesia semakin indah dan berwarna.

Lantas, apa saja https://www.noisaremotutto.org/ faktor penyebab keberagaman masyarakat Indonesia?

Penyebab Keberagaman Masyarakat Indonesia

Faktor keberagaman Indonesia

Keberagaman Indonesia dapat dilihat dari banyaknya jumlah suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia.

Setiap suku memiliki ciri dan karakteristiknya sendiri dalam aspek sosial dan budaya.

Selain itu, keberagaman pada masyarakat bisa menjadi kekayaan bangsan dan sebuah potensi dari bangsa Indonesia.

Berikut ini faktor yang menyebabkan keanekaragaman bangsa Indonesia.

Letak Indonesia yang strategis

Salah satu faktor penyebab keberagaman masyarakat adalah letak strategis wilayah Indonesia, yaitu di antara benua Asia dan Australia, serta berada di tengah jalur perdagangan internasional.

Jalur perdagangan internasional tersebut tidak hanya membawa komoditas dagang ke Indonesia, tetapi juga kebudayaan asing.

Kedatangan budaya asing tersebut berpengaruh kepada budaya asli Indonesia, yang kemudian terjadi akulturasi kebudayaan.

Selain itu menetapnya para pendatang yang membawa budaya asing mengakibatkan adanya perbedaan ras, agama, dan juga kepercayaan.

Kondisi geografis

Kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau menimbulkan banyaknya suku, budaya, ras dan golongan.

Keadaan itu menghambat hubungan antarmasyarakat dari pulau yang berbeda, sehingga masyarakat di suatu pulau akan mengembangkan budaya mereka masing-masing yang sesuai dengan tingkat kemajuan dan lingkungannya.

Salah satunya adalah terkait mata pencaharian yang berbeda-beda di setiap lingkungannya.

Dari mata pencaharian itu kemudian menimbulkan perkembangan sosial budaya yang diciptakannya.

Iklim dan kondisi alam

Kondisi alam yang berbeda seperti daerah pantai, pegunungan, daerah subur, padang rumput, dan dataran rendah mengakibatkan perbedaan masyarakat.

Begitu pula dengan kondisi kekayaan alam, tanaman yang dapat tumbuh, dan hewan yang hidup di sekitarnya.

Kondisi alam tersebut tentu akan membuat mata pencaharian, makanan pokok, pakaian, kesenian, bahkan kepercayaan masyarakat berbeda.

Keadaan transportasi dan komunikasi

Kemajuan sarana transportasi dan komunikasi juga berpengaruh terhadap keberagaman masyarakat Indonesia.

Kemudahan sarana akan membawa masyarakat mudah berhubungan dengan masyarakat lain yang berbeda budaya, meskipun jarak dan kondisi alam yang sulit.

Sebaliknya, sarana yang terbatas juga menjadi penyebab keberagaman masyarakat Indonesia.

Penerimaan masyarakat terhadap perubahan

Sikap masyarakat terhadap sesuatu membawa pengaruh terhadap perbedaan masyarakat Indonesia.

Misalnya, masyarakat perkotaan umumnya mudah untuk menerima orang ataupun budaya asing.

Namun, aja juga masyarakat yang tetap bertahan pada budaya sendiri dan tidak mau menerima budaya luar.

Pengertian dan Tujuan Permainan Sepak Bola

Pengertian dan Tujuan Permainan Sepak Bola

Sepak bola merupakan salah satu olahraga paling populer di dunia. Lantas, apakah pengertian dari sepak bola?

Melansir situs web Ballerstatus.com, sepak bola menjadi acara olahraga yang paling banyak ditonton di televisi berdasarkan data yang dihimpun pada Juni 2021.

Sepak bola disebut sebagai “raja” olahraga dengan jumlah penonton di dunia mencapai 3,5 miliar.

Sepak bola mengungguli cabang olahraga populer lainnya seperti kriket, bola basket, tenis, dan juga bola voli.

Popularitas sepak bola juga sampai di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari ramainya penonton saat ada pertandingan sepak bola.

Sebagai cabang olahraga, banyak orang memainkan sepak bola, baik sekadar hobi atau menjadi pemain profesional.

Pengertian dan Tujuan Permainan Sepak Bola

Pengertian sepak bola

Sepak bola merupakan jenis permainan bola besar. Permainan ini dimainkan oleh dua regu atau tim secara berlawanan. Jumlah pemain sepak bola adalah 11 yang berada di lapangan.

Pengertian sepak bola menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah permainan beregu di lapangan, menggunakan bola sepak dari dua kelompok yang berlawanan, yang masing-masing terdiri atas sebelas pemain, berlangsung selama 2×45 menit, kemenangan ditentukan oleh selisih gol yang masuk ke gawang lawan.

Sementara itu, pengertian sepak bola menurut Encyclopedia Britannica adalah permainan yang melibatkan dua tim yang terdiri dari 11 pemain yang mencoba mengarahkan bola ke gawang tim lawan.

Dikutip https://www.noisaremotutto.org/ dari Modul 1 Tim Kesebelasan Sepak Bola (2017) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan jalan menyepak bola untuk diperebutkan di antara pemain-pemain.

Induk sepak bola dunia adalah Federation Internationale de Football Association (FIFA). Adapun, induk sepak bola Indonesia adalah Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Tujuan permainan sepak bola

Tujuan dari permainan sepak bola adalah mencetak gol ke gawang lawan dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan gol.

Dalam permainan sepak bola, gol adalah ketika bola masuk secara penuh ke dalam gawang. Sepak bola adalah olahraga berdasarkan waktu.

Sepak bola dimainkan selama 90 menit yang dibagi menjadi dua babak. Durasi masing-masing babak adalah 45 menit.

Pemenang dalam permainan sepak bola adalah tim yang berhasil mencetak gol lebih banyak.

4 Teknik Lompat Jauh Lengkap dengan Peraturannya

4 Teknik Lompat Jauh Lengkap dengan Peraturannya

Salah satu materi yang didalami dalam pelajaran olahraga adalah lompat jauh. Dalam pelajaran ini, tak hanya teknik lompat jauh yang pelajari tetapi juga peraturannya.

Lompat jauh sendiri merupakan salah satu cabang olahraga atletik, yang praktiknya melakukan tolakan dengan satu kaki. Caranya dilakukan dengan mengangkat kaki ke atas-depan dalam upaya membawa titik berat selama mungkin di udara dengan cara cepat dan mencapai jarak sejauh-jauhnya.

4 Teknik Lompat Jauh Lengkap dengan Peraturannya

Berikut teknik dasar dan peraturan lompat dikutip dari buku ‘Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan’:

1. Teknik

Ada empat teknik lompat jauh yang harus dipraktikan, yakni awalan/ancang, tolakan/tumpuan, sikap badan di udara, dan sikap mendarat. Jika semua teknik dilakukan sesuai, maka hasil lompatan akan optimal.

a. Teknik awalan
Awalan pada lompat jauh adalah dengan berlari secepat mungkin untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi sebelum melakukan gerakan menolak. Posisi kaki pada awalan juga tergantung dari kebiasaan masing-masing atlet lompat jauh. Ada yang awalan dengan kaki sejajar, kaki kanan yang ada di depan atau sebaliknya.

Awalan dilakukan dengan berlari pelan saja. Setelah itu kecepatan lari dapat ditambah. Harus diingat kecepatan tersebut harus dipertahankan sampai menjelang tolakan. Saat mendekati 4 langkah akhir sebelum tolakan maka kecepatan lari dijaga tetap konstan tidak malah dikurangi.

b. Teknik tolakan
Tolakan berarti berpindahnya kecepatan vertikal yang didapat dari berlari ke kecepatan horizontal. Paling baik menggunakan kaki yang paling kuat untuk tolakan. Dimulai dari kaki bagian tumit lalu berakhir di ujung jari. Badan sebaiknya dicondongkan sedikit ke depan ketika akan menumpu. Sementara kaki yang berayun diangkat hingga setinggi pinggul dengan posisi lutut menekuk.

c. Teknik badan di udara
Saat badan melayang di udara ada beberapa cara. Contohnya berjalan di atas udara. Caranya ketika badan sedang melayang, ayunkan kaki belakang dengan kuat ke arah atas. Lalu lakukan gerakan seperti melangkah atau berjalan di udara.

d. Teknik pendaratan
Pendaratan merupakan gerakan yang terakhir dari rangkaian gerakan lompat jauh dan merupakan teknik terakhir dari 4 teknik lompat jauh. Perlu diketahui sebaiknya pendaratan dilakukan dengan kedua kaki dengan posisi sejajar dan tumit yang lebih dulu mendarat di tempat dengan posisi tumit berhimpitan. Ini untuk mencegah cedera.

Pada waktu tumit belum menyentuh pasir tempat pendaratan, kedua kaki harus lurus atau dijulurkan ke arah depan. Pertahankan agar kedua kaki tidak saling menjauhi. Pasalnya jika jarak antara kedua kaki semakin lebar, maka jarak lompatan juga semakin berkurang.

Lalu harus diperhatikan juga supaya saat pendaratan tidak jatuh duduk pada pantat. Maka sebaiknya setelah tumit menyentuh pasir, segera condongkan badan ke depan dengan posisi lutut ditekuk. Dan paling penting setelah mendarat jangan kembali ke tempat melakukan gerakan tumpuan dengan menginjak daerah pendaratan.

Selain memperhatikan teknik, pelompat juga harus memiliki kekuatan, daya lompat, kecepatan, ketepatan, kelenturan, dan mampu koordinasi seluruh gerakan. Teknik dasar lompat jauh yang tidak boleh dilupakan juga adalah cepat, tepat, luwes, dan lancar.

2. Cara Lompat Jauh

Untuk melakukan teknik lompat jauh ini, pertama-tama pelompat harus lari ancang-ancang antara 10 sampai 20 langkah. Kemudian, kecepatan lari ancang-ancang sedikit demi sedikit bertolak atau bertumpu.

Kedua, kecepatan ancang-ancang dipertahankan tetap maksimal sampai mencapai papan bertolak. Turunkan pinggang sedikit pada satu langkah terakhir dari ancang-ancang.

Ketiga, ayunkan paha kaki-bebas cepat ke posisi horizontal dan dipertahankan. Luruskan sendiri mata kaki, lutut, dan pinggang pada waktu melakukan tolakan. Bertolak lah ke depan dan ke atas (sudut tolakan 45 derajat)

Keempat, tolak kaki pada pangkal titik berat badan ke atas. Kemudian, diikuti kaki tolak menyusul kaki ayun. Saat melayang, tekuk kedua kaki sedikit sehingga badan berada dalam sikap jongkok.

Kelima, saat akan mendarat acungkan kedua kaki ke depan, yaitu bersamaan dengan kedua lengan diluruskan ke depan. Bila kedua kaki telah mendapat di bak pasir, duduklah atas kedua kaki.

3. Peraturan Lompat Jauh

Dalam olahraga lompat jauh ada beberapa peraturan yang harus diikuti, yakni pertama lintasan awalan lebar minimal 1,22 meter dengan panjang 45 meter. Kemudian, panjang papan tolakan 1,22 meter, dengan lebar 20 cm, dan tebal 10 cm.

Lalu, pada sisi dekat dengan tempat mendarat harus diletakkan papan plastisin untuk mencatat bekas kaki pelompat bila ia berbuat salah tolak. Selanjutnya, papan tolakan harus dicat putih dan berada di tahan datar dengan ditanam sekurang-kurangnya 1 meter dari tepi depan ba pasir pendaratan.

Untuk tempat pendaratan pelompat, lebar pendaratan minimal 2,75 meter dan jarak antara garis tolakan sampai akhir tempat lompatan minimal 10 meter. Perhatikan permukaan pasir di tempat pendaratan harus datar dengan sisi atas papan tolakan.

Peraturan terakhir dari teknik lompat jauh adalah peserta diperbolehkan melompat 3 kali giliran bila jumlah pelompat lebih dari 8 orang. Delapan pelompat terbaik juga dapat melompat tiga kali lagi untuk menentukan pemenang.

Bila peserta kurang dari 8 orang, maka setiap peserta mendapatkan giliran sebanyak 6 kali. Adapun, waktu yang disediakan pada pelompat hanya 1,5 menit.

Selamat mencoba https://www.noisaremotutto.org/ teknik lompat jauh ya!

Gerhana Bulan Total 15-16 Mei, Berikut Wilayah yang Bisa Lihat

Gerhana Bulan Total 15-16 Mei, Berikut Wilayah yang Bisa Lihat

Gerhana Bulan Total (GBT) pertama di tahun ini akan terjadi pada 15 hingga 16 Mei 2022.

Fase awal gerhana diprediksi terjadi pada Minggu (15/5) pukul 22.28 EDT atau Senin pukul 09.28 WIB https://www.noisaremotutto.org/

Sementara itu, GBT akan total terlihat pada Senin (16/5) pukul 12.11 EDT, Senin (16/5) pukul 11.11 WIB dan berakhir sekitar pukul 01.55 EDT (12.55 WIB).

Pada penampakan pertamanya, Gerhana Bulan Total bisa dilihat jelas dari beberapa wilayah Timur Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Antartika, Eropa, Afrika dan Pasifik Timur.

Wilayah-wilayah tersebut menjadi saksi fase gerhana mulai dari awal sampai ketika bulan memasuki bayangan umbra (zona inti yang terhalang bayangan) Bumi. Gerhana Bulan Total terjadi ketika bulan sepenuhnya terhalang Bumi dari cahaya Matahari.

Gerhana Bulan Total 15-16 Mei, Berikut Wilayah yang Bisa Lihat

Wilayah lain yang dapat menikmati fenomena GBT yakni Selandia Baru, Eropa Timur dan Timur Tengah.

Hanya saja, wilayah tersebut cuma bisa menyaksikan gerhana ketika bulan berada di bawah bayangan penumbra atau daerah yang masih agak terang yang belum sepenuhnya tertutup bayangan bumi.

Sedangkan GBT ini tidak bisa disaksikan dari wilayah Indonesia.

Fenomena Gerhana Bulan Total kali ini disebut super blood moon. Ilmuwan spesialis gerhana Fred Espenak dikutip Space mengartikannya sebagai posisi bulan yang berada di titik terdekat dengan bumi sehingga akan terlihat berwarna merah saat puncak gerhana.

Dikutip USA Today, super moon berarti bulan akan terlihat 7 persen lebih besar dan 15 persen lebih terang dari biasanya.

“Karena orbit bulan bukanlah lingkaran yang sempurna, bulan terkadang lebih dekat ke bumi daripada di waktu lain selama orbitnya,” menurut NASA.

Mengenal 4 Tingkatan Gerakan Pramuka Berdasarkan Kelompok Umur

Mengenal 4 Tingkatan Gerakan Pramuka Berdasarkan Kelompok Umur

Di dalam Gerakan Pramuka, anggotanya akan dikelompokkan berdasarkan usia. Kelompok berdasarkan jenjang usia ini disebut juga dengan tingkatan dalam kepramukaan. Terdapat empat kelompok dalam tingkatan Gerakan Pramuka, yang mana di setiap tingkatannya memiliki aturan yang berbeda-beda. Semakin tinggi tingkatan, semakin besar pula tanggung jawab yang diberikan kepada anggota Gerakan Pramuka.

Mengenal 4 Tingkatan Gerakan Pramuka Berdasarkan Kelompok Umur

Dilansir dari laman scout.org, keempat tingkatan yang dibedakan berdasarkan umur tersebut yaitu Pramuka Siaga untuk kelompok usia 7 sampai 10 tahun, Pramuka Penggalang untuk kelompok usia 11 sampai 15 tahun, Pramuka Penegak untuk kelompok usia 16 sampai 20, dan Pramuka Pandega untuk kelompok usia 21 sampai 25.

Selain itu, terdapat kelompok khusus untuk anggota Gerakan Pramuka yang memiliki kedudukan dalam kepramukaan. Kelompok khusus tersebut di antaranya, Pramuka Pembina, Pramuka Andalan untuk anggota Pramuka yang mengambil bagian dalam keanggotaan Kwartir dalam Pramuka, Pelatih, Pamong Saka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing https://www.noisaremotutto.org/.

Selain karena faktor usia, tingkatan dalam kepramukaan juga didasarkan pada tingkatan kemampuan anggotanya yang disebut dengan Syarat-syarat Kecakapan Umum atau SKU. Untuk Pramuka Siaga dan Penggalang, masing-masing memiliki tiga tingkatan, sedangkan untuk Pramuka Penegak memiliki dua tingkatan, dan Pramuka Pandega hanya satu tingkatan.

Tingkatan Pramuka Siaga yakni Siaga Mula, Siaga Bantu, dan Siaga Tata. Tingkatan Pramuka Penggalang yaitu Penggalang Ramu, Penggalang Rakit, dan Penggalang Terap. Sementara tingkatan untuk Pramuka Penegak yaitu Penegak Bantara dan Penegak Laksana. Ada juga tingkatan khusus yang disebut dengan Pramuka Garuda yaitu tingkatan tertinggi dalam setiap kelompok tingkatan dalam kepramukaan.

Perbedaan Diakronik dengan Sinkronik dalam Berpikir Sejarah

Perbedaan Diakronik dengan Sinkronik dalam Berpikir Sejarah

Sesuatu yang dapat melintasi batas waktu disebut diakronik, sedangkan kajian yang lebih menitik beratkan untuk meneliti gejala-gejala yang lebih luas dinamakan sinkronik. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan https://www.noisaremotutto.org/ berikut. Melansir dari repositori.kemdikbud.go.id dalam Modul Sejarah Indonesia Kelas X KD 3.1 dan 4.1 dijelaskan apa itu diakronik dan sinkronik.

Diakronik adalah konsep berpikir secara runtun atau kronologis yang dimaksudkan sebagai catatan terkait peristiwa yang terjadi secara runtun yang berdasarkan pada waktu kejadian tersebut. Sedangkan dalam bahasa Yunani, sinkronik yang berasal dari kata “Syn” yang artinya “Dengan”, dan “Chronoss” yang berarti “Waktu” menekankan kepada struktur dan kerap digunakan untuk meneliti ilmu-ilmu sosial. Sinkronik memiliki makna yang luas di dalam ruang, akan tetapi mempunyai batasan waktu.

Perbedaan Diakronik dengan Sinkronik dalam Berpikir Sejarah

 

Diakronik dan sinkronik dapat digunakan untuk mempelajari sejarah atau berpikir sejarah. Dilansir dari sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id diakronik berasal dari dua kata yakni “Dia” dalam bahasa latin berarti “Melalui/Melampaui”, dan “Chronicus” yang artinya “Waktu”. Jadi maksud diakronik ialah memanjangkan waktu namun terbatas akan ruang.

Berpikir sejarah secara diakronik artinya berpikir secara kronologis dalam menganalisis suatu hal. Kronologi sejarah dapat membantu mengurutkan kembali suatu peristiwa berdasarkan susunan waktu yang tepat, serta memudahkan dalam proses perbandingan antara kejadian yang terjadi pada waktu yang sama namun di tempat yang berbeda.

Dengan pendekatan diakronik, sejarah berusaha untuk menganalisis perubahan sesuatu dari masa ke masa yang mungkin dianggap sebagai perubahan yang terjadi sepanjang waktu.

Melalui pendekatan ini, sejarawan akan menganalisis dampak terhadap evolusi dari suatu variabel yang memungkinkan sejarawan untuk melakukan pengendalian alasan lahirnya situasi tertentu dari kondisi sebelumnya, atau alasan dari berkembangnya keadaan tertentu.

Memahami peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 dengan menelusuri perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia sejak masa penjajahan Belanda dapat menjadi contoh. Oleh karenanya, berpikir sejarah secara akronisdi sangat mementingkan proses terjadinya sebuah peristiwa.

Adapun berpikir sejarah secara sinkronik ialah dengan berpikir secara luas dalam ruang namun terbatas waktu. Sinkronik menganalisa suatu kejadian pada saat tertentu dengan titik tetapnya ada pada waktu. Sinkronik hanya menganalisis kondisi suatu peristiwa, tidak berupaya untuk membuat kesimpulan terkait perkembangan peristiwa yang ikut serta dalam suatu situasi.

Peristiwa sejarah, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 dengan menguraikan aspek sosial, ekonomi, politik, dan hubungan internasional menjadi contoh. Intinya berpikir sejarah secara sinkronik adalah cara berpikir yang khusus untuk ilmu-ilmu sosial.

Perbedaan Peristiwa Membeku dan Menguap

Perbedaan Peristiwa Membeku dan Menguap

Membeku dan menguap, keduanya adalah peristiwa perubahan wujud zat. Apa perbedaan peristiwa membeku dan menguap? Simaklah uraian https://www.noisaremotutto.org/ di bawah ini untuk penjelasan perbedaan peristiwa membeku dan menguap!

Perbedaan Peristiwa Membeku dan Menguap

Perubahan wujud

Perbedaan peristiwa membeku dan mencair yang paling mendasar adalah yang dapat terlihat oleh mata, yaitu perubahan wujudnya.

Membeku adalah peristiwa berubahnya zat cair menjadi zat padat. Sedangkan, menguap adalah peristiwa berubahnya zat cair menjadi zat gas.

Penyebab

Peristiwa membeku dan mencair dibedakan melalui penyebab terjadinya. Peristiwa membeku disebabkan oleh pendinginan atau pelepasan panas zat cair. Pelepasan panas pada zat cair hingga suhunya turun ke titik bekunya, akan membuat zat tersebut membeku.

Adapun, peristiwa menguap disebabkan oleh pemanasan zat cair. Pemberian panas atau pemanasan pada zat cair hingga suhunya naik ke titik didihnya, akan membuat zat tersebut menguap menjadi gas.

Jenis reaksi pelepasan panas

Perbedaan peristiwa membeku dan menguap selanjutnya adalah jenis reaksi pelepasan panasnya. Peristiwa membeku termasuk ke dalam reaksi eksotermik, sedangkan peristiwa menguap termasuk ke dalam reaksi endotermik.

Dilansir dari Lumen Learning, reaksi eksotermik adalah reaksi yang melepaskan energi panas. Sedangkan, reaksi endotermik adalah memerlukan atau menyerap panas dari luar.

Peristiwa membeku termasuk ke dalam reaksi eksotermik. Karena, zat melepaskan panas yang dimilikinya ke lingkungan sekitar untuk berubah wujud menjadi padat.

Adapun, peristiwa menguap termasuk ke dalam reaksi endotermik. Karena, zat menyerap panas dari lingkungan luarnya untuk berubah wujud menjadi gas.

Energi kinetik

Semua materi yang ada di dunia memiliki energi kinetik atau energi gerak. Benda padat yang terlihat diampun, sebenarnya tersusun dari molekul yang bergerak.

Hanya saja, gerakan molekul tersebut sangat kecil sehingga tidak terlihat dan tidak terasa oleh manusia. Keadaan energi kinetik merupakan perbedaan selanjutnya antara peristiwa membeku dan menguap.

Pada peristiwa membeku, pendinginan menyebabkan penurunan energi kinetik. Sedangkan pada peristiwa menguap, pemanasan menyebabkan kenaikan energi kinetik.

Ini sama halnya ketika cuaca dingin dan panas. Cuaca yang dingin membuat kita malas beraktivitas dan ingin tetap berada di dalam rumah untuk tidur. Sedangkan, cuaca yang panas membuat kita lebih bersemangat untuk beraktivitas dan pergi keluar.

Ikatan antar molekul

Perbedaan peristiwa membeku dan menguap selanjutnya adalah ikatan antar molekulnya. Semua materi yang ada tersusun dari molekul yang saling terikat satu sama lain.

Ikatan yang kuat antar molekul, membuat zat tersebut berbentuk padat. Sedangkan, ikatan yang lemah antar molekul membuat zat tersebut berbentuk gas.

Dilansir dari Khan Academy, ketika zat cair dipanaskan dalam peristiwa menguap, energi kinetik molekul akan naik dan menyebabkan ikatan molekulnya putus. Molekul-molekul tersebut kemudian berpencar membentuk gas.

Peristiwa menguap dapat diibaratkan sekelompok anak dalam ruangan yang panas. Suhu yang panas membuat energi anak-anak tersebut naik, merekapun akan berpencar berlarian kesana-kemari ataupun keluar dari ruangan untuk bermain.

Adapun, ketika zat cair didinginkan dalam peristiwa membeku. Energi kinetik molekul akan turun, menyebabkan molekul tidak memiliki kekuatan untuk melepaskan ikatan molekul. Molekul-molekul tersebut akan terikat lebih erat dan membentuk zat yang lebih padat.

Peristiwa membeku dapat diibaratkan sekelompok anak dalam ruangan yang dingin. Suhu yang dingin membuat energi anak-anak tersebut turun. Mereka akan tetap di dalam ruangan, saling berdekatan untuk menghangatkan satu sama lain ataupun tertidur.

20 Contoh Alat Musik Ritmis, Pengertian, dan Cara Memainkannya

20 Contoh Alat Musik Ritmis, Pengertian, dan Cara Memainkannya

Ada dua jenis alat musik, yaitu ritmis dan melodis. Alat musik ritmis adalah yang tidak bernada, namun menghasilkan irama.

Sebaliknya, alat musik melodis adalah yang berfungsi memainkan melodi lagu dan memiliki nada. Demikian menurut buku Target Nilai 100 Ulangan Harian Semua Pelajaran SD/MI Kelas 2 oleh Shanty Indraswari dan Siti Nurbaeti.

Dalam buku Seni Budaya dan Keterampilan Kelas 4 SD karya Sri Murtono dkk., untuk memainkan alat musik ritmis, pola irama harus diperhatikan. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul atau dikocok.

Apa saja contohnya? Di bawah ini sejumlah contoh alat musik ritmis, dikutip https://www.noisaremotutto.org/ dari berbagai sumber.

20 Contoh Alat Musik Ritmis, Pengertian, dan Cara Memainkannya

20 Contoh Alat Musik Ritmis

1. Marakas

2. Triangel

3. Drum

4. Simbal

5. Tamborin

6. Guiro

7. Kastanyet

8. Gendering

9. Gong

10. Rebana

11. Kentongan

12. Kenong

Selain itu, ada pula beberapa contoh alat musik ritmis sederhana, misalnya:

1. Galon air

2. Tutup panci yang diadu

3. Ember

4. Botol

5. Piring

6. Sendok

7. Garpu

8. Kaleng biskuit

Sementara, beberapa contoh alat musik melodis adalah piano, keyboard, biola, terompet, gitar, dan sebagainya.

Cara Memainkan Alat Musik Ritmis

Dalam buku Seni Budaya dan Keterampilan Kelas 4 SD, musik yang diciptakan beberapa alat musik ritmis adalah musik ritmis. Memainkan musik ritmis juga bisa dengan menggunakan benda yang bisa mengeluarkan bunyi, seperti alat musik ritmis sederhana yang telah disebutkan di atas.

Untuk memainkan musik ritmis diperlukan perhatian pada pola irama. Pola irama ini diwujudkan dengan tanda birama, misalnya 2/4, 3/4, dan 6/8. Tak hanya itu, seperti ini langkah-langkah memainkan alat musik ritmis:

1. Menguasai lagu yang akan dimainkan

2. Bertepuk tangan sesuai ritme pola yang benar

3. Menggunakan alat musik ritmis, sesuai lagu yang dimainkan.

Itulah sederet contoh alat musik ritmis beserta pengertian dan cara memainkannya. Apakah juga suka bermain musik di rumah?

Mengenal Aplikasi Siaga Pendis Kemenag & Cara Login di siagapendis.com

Mengenal Aplikasi Siaga Pendis Kemenag & Cara Login di siagapendis.com

Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama (Siaga Pendis) adalah aplikasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Tujuannya untuk memfasilitasi berbagai macam pendataan kebutuhan guru pendidikan agama Islam (PAI) yang tidak diakomodir aplikasi dapodik, seperti kebutuhan pendataan pendidikan profesi guru (PPG), demikian dikutip dari situs resmi Kemenag Purbalingga.

Seluruh guru PAI wajib memiliki akun Siaga Pendis. Kemudian, guru yang sudah memilikinya harus terus memperbarui data tiap semester atau tiap ada perubahan data.

Dalam buku panduan Aplikasi Siaga yang dikeluarkan oleh Kemenag pada tahun 2019, sistem https://www.noisaremotutto.org/ ini memuat beberapa macam akun.

Mengenal Aplikasi Siaga Pendis Kemenag & Cara Login di siagapendis.com

Berikut ini macam-macam akun Siaga Pendis:

1. Akun Provinsi atau Kantor Wilayah (header 3)

Di dalam akun ini terdapat beberapa fitur, yaitu Rekapitulasi Data, Report TPG, Kelola Akun, dan Verval NRG.

2. Akun Kabupaten/Kota (header 3)

Data ini dikelola oleh operator Kemenag tingkat kabupaten/kota. Ada dua kelompok data yang dikelola oleh operator tersebut, yakni Data Pendidik & Tenaga Kependidikan dan Data Satuan Pendidikan.

Beberapa tugas operator kabupaten/kota adalah menambah guru baru dan pengawas, mengangkat kepala sekolah, melakukan verval, dan menambah data TPG.

3. Akun Guru (header 3)

Pada akun ini, guru dapat melakukan perubahan data portofolio, jadwal dan tugas, dan administrasi.

4. Akun Pengawas (header 3)

Fitur pada Akun Pengawas pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan yang ada pada Akun Guru. Perbedaannya, hanya pada fitur “Jadwal dan Tugas” yang tidak ada pada Akun Pengawas. Sementara, pada Akun Pengawas, ada fitur Guru Binaan.

Cara login akun Siaga Pendis

1. Apabila sudah memiliki akun, buka siagapendis.com. Lalu klik menu Login Pendis yang terdapat pada sisi kanan

2. Masukkan nomor akun dan kata kunci

3. Apabila belum memiliki akun, isi formulir pendaftaran Siaga Guru PAI di SINI. Lalu isi persyaratan yang diminta

4. Untuk mendaftar aplikasi Siaga Pendis, guru PAI harus menyiapkan:

– Email aktif

– File pindai atau scan SK PNS (bagi PNS) ukuran 200 kb. Sedangkan nonPNS menggunakan SK asli sekolah/komite/yayasan

– Kartu keluarga

– Nomor ponsel aktif

Jika mengacu pada Kemenag Purbalingga, berikut ini cara pendaftaran akun PAI Siaga Pendis daerah tersebut.

1. Untuk mendaftar, masuk ke aplikasi SICAKAP terlebih dulu

2. Masuk ke pendaftaran SIAGA

3. Lengkapi formulir isian pendaftaran sesuai data pendidik

4. Upload file scan SK dalam format PDF ukuran 200 kb

5. Upload file scan KK dalam format PDF ukuran 200 kb

6. Pastikan semua data benar, baru klik Kirim

7. Pendaftaran akun Pendidik PAI akan diverifikasi admin SIAGA pada Seksi Pendidikan Islam Kankemenag Kab.Purbalingga

8. Setelah diverifikasi, data SIAGA akan dapat dimutakhirkan melalui menu Login SIAGA

Itulah fungsi dan cara Login akun Siaga Pendis Kemenag. Semoga berhasil!

Huruf Kapital Pengertian, Cara Penggunaan dan Contohnya

Huruf Kapital: Pengertian, Cara Penggunaan dan Contohnya

Berikut ini pengertian, cara penggunaan huruf kapital dan contohnya.

Dalam kegiatan menulis terdapat huruf kapital dan huruf kecil.

Huruf kapital juga biasa disebut dengan huruf besar.

Dikutip dari wikipedia, huruf kapital adalah adalah huruf yang berukuran dan berbentuk khusus (lebih besar dari huruf biasa).

Biasanya digunakan sebagai huruf pertama dari kata pertama dalam kalimat, huruf pertama nama diri, dan sebagainya.

Untuk menghasilkan https://www.noisaremotutto.org/ tulisan yang baik, perlu diperhatikan penempatan dan penggunaan huruf kapital yang tepat.

Berikut ini cara penggunaan huruf kapital dan contohnya, dikutip dari laman Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI):

Huruf Kapital Pengertian, Cara Penggunaan dan Contohnya

1. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat.

Contohnya:

  • Apa maksudnya?
  • Dia membaca buku.
  • Kita harus bekerja keras.
  • Pekerjaan itu akan selesai dalam satu jam.

2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan.

Contohnya:

  • Amir Hamzah
  • Dewi Sartika
  • Halim Perdanakusumah
  • Wage Rudolf Supratman
  • Jenderal Kancil
  • Dewa Pedang
  • Alessandro Volta
  • André-Marie Ampère
  • Mujair
  • Rudolf Diesel

3. Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung.

Contohnya:

  • Adik bertanya, “Kapan kita pulang?”
  • Orang itu menasihati anaknya, “Berhati-hatilah, Nak!”
  • “Mereka berhasil meraih medali emas,” katanya.
  • “Besok pagi,” katanya, “mereka akan berangkat.”

4. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan.

Contohnya:

  • Islam
  • Alquran
  • Kristen
  • Alkitab
  • Hindu
  • Weda
  • Allah
  • Tuhan
  • Allah akan menunjukkan jalan kepada hamba-Nya.
  • Ya, Tuhan, bimbinglah hamba-Mu ke jalan yang Engkau beri rahmat.

5. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang.

Contohnya:

  • Sultan Hasanuddin
  • Mahaputra Yamin
  • Haji Agus Salim
  • Imam Hambali
  • Nabi Ibrahim
  • Raden Ajeng Kartini
  • Doktor Mohammad Hatta
  • Agung Permana, Sarjana Hukum
  • Irwansyah, Magister Humaniora

– Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan kepangkatan yang dipakai sebagai sapaan.

Contohnya:

  • Selamat datang, Yang Mulia.
  • Semoga berbahagia, Sultan.
  • Terima kasih, Kiai.
  • Selamat pagi, Dokter.
  • Silakan duduk, Prof.
  • Mohon izin, Jenderal.

6. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.

Contohnya:

  • Wakil Presiden Adam Malik
  • Perdana Menteri Nehru
  • Profesor Supomo
  • Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara
  • Proklamator Republik Indonesia (Soekarno-Hatta)
  • Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • Gubernur Papua Barat

7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.

Contohnya:

  • bangsa Indonesia
  • suku Dani
  • bahasa Bali

8. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya.

Contohnya:

  • tahun Hijriah
  • tarikh Masehi
  • bulan Agustus
  • bulan Maulid
  • hari Jumat
  • hari Galungan
  • hari Lebaran
  • hari Natal

– Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama peristiwa sejarah.

Contohnya:

  • Konferensi Asia Afrika
  • Perang Dunia II
  • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi.

Contohnya:

  • Jakarta
  • Asia Tenggara
  • Pulau Miangas
  • Amerika Serikat
  • Bukit Barisan
  • Jawa Barat
  • Dataran Tinggi
  • Dieng Danau Toba
  • Jalan Sulawesi
  • Gunung Semeru
  • Ngarai Sianok
  • Jazirah Arab
  • Selat Lombok
  • Lembah Baliem
  • Sungai Musi
  • Pegunungan Himalaya
  • Teluk Benggala
  • Tanjung Harapan
  • Terusan Suez
  • Kecamatan Cicadas
  • Gang Kelinci
  • Kelurahan Rawamangun

Catatan:

(1) Huruf pertama nama geografi yang bukan nama diri tidak ditulis dengan huruf kapital.

Contohnya:

  • berlayar ke teluk mandi di sungai
  • menyeberangi selat berenang di danau

(2) Huruf pertama nama diri geografi yang dipakai sebagai nama jenis tidak ditulis dengan huruf kapital.

Contohnya:

  • jeruk bali (Citrus maxima)
  • kacang bogor (Voandzeia subterranea)
  • nangka belanda (Anona muricata)
  • petai cina (Leucaena glauca)

10. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk.

Contohnya:

  • Republik Indonesia
  • Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
  • Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia
  • Perserikatan Bangsa-Bangsa
  • Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

11. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal.

Contohnya:

  • Saya telah membaca buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma.
  • Tulisan itu dimuat dalam majalah Bahasa dan Sastra.
  • Dia agen surat kabar Sinar Pembangunan.
  • Ia menyajikan makalah “Penerapan Asas-Asas Hukum Perdata”.

12. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, atau sapaan.

Contohnya:

  • S.H. = sarjana hukum
  • S.K.M. = sarjana kesehatan masyarakat
  • S.S. = sarjana sastra
  • M.A. = master of arts
  • M.Hum. = magister humaniora
  • M.Si. = magister sains
  • K.H. = kiai haji
  • Hj. = hajah
  • Mgr. = monseigneur
  • Pdt. = pendeta
  • Dg. = daeng
  • Dt. = datuk
  • R.A. = raden ayu
  • St. = sutan
  • Tb. = tubagus
  • Dr. = doktor
  • Prof. = profesor
  • Tn. = tuan
  • Ny. = nyonya
  • Sdr. = saudara

13. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, kakak, adik, dan paman, serta kata atau ungkapan lain yang dipakai dalam penyapaan atau pengacuan.

Contohnya:

  • “Kapan Bapak berangkat?” tanya Hasan. Dendi bertanya, “Itu apa, Bu?”
  • “Silakan duduk, Dik!” kata orang itu.
  • Surat Saudara telah kami terima dengan baik.
  • “Hai, Kutu Buku, sedang membaca apa?”
  • “Bu, saya sudah melaporkan hal ini kepada Bapak.”

Catatan:

(1) Istilah kekerabatan berikut bukan merupakan penyapaan atau pengacuan.

Contohnya:

  • Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
  • Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.

(2) Kata ganti Anda ditulis dengan huruf awal kapital.

Contohnya:

  • Sudahkah Anda tahu?
  • Siapa nama Anda?